
Robantv.co.id|Pemalang – Ribuan Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu (AMPB) bakal menggelar aksi demo besar-besaran pada 4 September 2025 mendatang.
Aksi tersebut akan melibatkan massa dari berbagai pelosok Kabupaten Pemalang dan ditujukan untuk menuntut penanganan cepat sejumlah persoalan publik yang dinilai belum ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Koordinator AMPB Eky Dirgantara, mengatakan aksi akan diikuti warga dari beberapa kecamatan yang selama ini terdampak bencana dan masalah sosial.
“Untuk tanggal 4 September nanti, aliansi akan mengakomodir warga Kabupaten Pemalang yang benar-benar terdampak, antara lain korban longsor di Desa Wisnu dan warga yang mengalami banjir rob di Kecamatan Ulujami hingga Desa Pesantren Sidomulyo. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut nyata,” ujar Eky, pada Jum,at ( 29/8 ).
Eky menilai terdapat sejumlah persoalan yang mendesak untuk diselesaikan, tetapi respons dari Pemerintah Kabupaten Pemalang belum memadai.
“Ada beberapa permasalahan yang sangat mendesak untuk penanganan, tetapi dari pihak Pemkab Pemalang sampai sekarang terkesan tidak ada tindakan atau perbaikan nyata. Minimal bantu lah warga,” kata dia.
AMPB menargetkan massa sekitar 5.000 orang dan berencana berkumpul di depan Pendopo Kabupaten.
Salah satu tujuan aksi adalah meminta Bupati menemui perwakilan warga terdampak. Eky menyatakan harapannya agar aspirasi warga dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Selain tuntutan penanganan longsor dan banjir rob, AMPB turut mengangkat dugaan pungutan liar sebesar Rp200.000 yang dialami para guru sebagai salah satu isu yang akan disuarakan dalam aksi.
Mengenai keamanan selama aksi, Eky menegaskan pihaknya berkoordinasi dengan elemen masyarakat lain agar pelaksanaan berjalan kondusif.
Untuk mendukung mobilisasi, AMPB membuka pos donasi di depan kantor Kesbangpol. Donasi yang dihimpun, seperti air mineral, roti, makanan, dan buah, akan digunakan untuk kebutuhan peserta aksi.( Ragil).