Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Banyak Lubang di Jalur Pantura Batang, DPUPR Targetkan Perbaikan Selesai Akhir Januari

Banyak Lubang di Jalur Pantura Batang, DPUPR Targetkan Perbaikan Selesai Akhir Januari

IMG 20260119 WA0082

Robantv.co.id | Batang – Intensitas hujan tinggi yang melanda Kabupaten Batang dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada kondisi jalan nasional Pantura. Di sejumlah titik, badan jalan mengalami kerusakan cukup parah hingga memunculkan lubang-lubang besar yang membahayakan pengguna jalan.
Merespons kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang melakukan koordinasi intensif dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 jalan nasional guna mempercepat penanganan darurat.
Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, menyampaikan bahwa proses penambalan lubang tengah dikebut dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar jalur Pantura kembali aman dilalui.
“Target kami, mudah-mudahan paling lambat tanggal 25 Januari seluruh lubang sudah tertangani, sehingga pengendara bisa melintas dengan lebih aman,” kata Endro, Senin (19/1/2026).
Selain langkah cepat berupa penambalan, DPUPR juga menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi kerusakan berulang di jalur padat tersebut. Salah satunya melalui pembangunan jalan rigid beton di sejumlah titik strategis, khususnya di kawasan perkotaan.
Endro mengungkapkan, ruas jalan dari kawasan Kodim hingga Jalan RE Martadinata sepanjang kurang lebih 700 meter direncanakan akan dibeton sebelum Lebaran. Proyek ini merupakan bagian dari pekerjaan rigid beton sepanjang 14 kilometer dengan nilai anggaran sekitar Rp 202 miliar yang akan dikerjakan secara bertahap mulai 2026 hingga Maret 2027.
“Rigid beton ini diharapkan menjadi solusi permanen, terutama agar jalan tidak cepat rusak saat musim hujan,” jelasnya.
DPUPR juga menyoroti persoalan drainase yang turut memperparah kerusakan jalan, terutama di wilayah Kecamatan Tulis. Kontur wilayah yang relatif cekung menyebabkan air mudah menggenang dan merusak lapisan jalan.
“Saat ini di Tulis masih dilakukan penambalan. Untuk drainase, sudah kami komunikasikan agar dibuat sistem permanen karena kondisi wilayahnya memang rawan genangan,” tambah Endro.
Sementara itu, untuk ruas jalan yang akan dibeton di kawasan kota, DPUPR memastikan sistem pengaliran air telah disiapkan. Air hujan nantinya akan dialirkan melalui saluran u-ditch dan box culvert menuju Sungai Gendingan, guna mencegah genangan pasca peninggian dan betonisasi jalan.
Kondisi jalan berlubang di jalur Pantura Batang sebelumnya sempat memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas, terutama melibatkan pengendara sepeda motor. Salah satu insiden terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di depan pabrik MPS, Kecamatan Tulis. Dua pengendara motor dilaporkan terjatuh setelah menghantam lubang besar di badan jalan.
Insiden serupa juga terjadi di wilayah perkotaan Batang, tepatnya di depan Gajah Mada Sport Center. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh hingga tidak sadarkan diri usai roda kendaraannya masuk ke lubang jalan yang cukup dalam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil | Redaksi | Pedoman Media Siber | Perlindungan Profesi Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kebijakan Privasi