Polri
Beranda / Polri / Banjir Rendam Batang, AKBP Veronica Turunkan 45 Personel Polres untuk Operasikan Dapur Umum

Banjir Rendam Batang, AKBP Veronica Turunkan 45 Personel Polres untuk Operasikan Dapur Umum

IMG 20260118 WA0155

Robantv.co.id | Batang — Saat genangan air masih bertahan di sejumlah sudut kota, aktivitas kemanusiaan justru semakin padat. Kepolisian Resor Batang mengambil peran aktif dalam penanganan banjir dengan membuka dapur umum dan layanan kesehatan bagi warga terdampak di Kecamatan Batang.
Pusat kegiatan dipusatkan di Kelurahan Karangasem Utara. Dari lokasi ini, bantuan makanan dan layanan medis disalurkan ke dua wilayah yang terdampak cukup serius, yakni Karangasem Utara dan Kelurahan Klidang Lor.
Kapolres Batang AKBP Veronica menyebutkan, sebanyak 45 personel dikerahkan untuk mendukung operasional dapur umum. Personel tersebut berasal dari jajaran Polres Batang, Brimob Den B Pelopor Pekalongan, serta anggota yang disiagakan di Mapolres Batang.
“Kami menurunkan personel untuk memastikan dapur umum berjalan optimal dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat,” ujar AKBP Veronica, Minggu (18/1/2026).
Dapur umum yang menggunakan fasilitas mobil dapur lapangan Brimob itu mampu memproduksi antara 800 hingga 1.000 porsi makanan setiap kali memasak. Menu yang disajikan disesuaikan dengan kebutuhan gizi warga, terdiri dari nasi, telur, mi, dan olahan sayur sederhana. Proses memasak turut melibatkan petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Batang.
Setiap harinya, makanan didistribusikan secara merata. Sebanyak 400 porsi disalurkan ke Karangasem Utara dan jumlah yang sama dikirimkan ke Klidang Lor.
“Distribusi kami prioritaskan ke dua wilayah yang dampak banjirnya paling terasa,” kata Veronica.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, perhatian juga diberikan pada kondisi kesehatan warga. Banjir yang berlangsung beberapa hari memicu berbagai keluhan, mulai dari gangguan kulit, diare, hingga kelelahan fisik akibat kurang istirahat.
Tim Dokkes Polres Batang pun diterjunkan langsung ke lapangan. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya di pos pengungsian, tetapi juga mendatangi rumah warga yang masih tergenang air.
“Tim kesehatan kami turun langsung, termasuk melakukan pemeriksaan di tengah genangan, agar warga tetap mendapatkan layanan medis,” jelas Kapolres.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar warga mengalami kelelahan, nyeri otot, tekanan darah meningkat, serta gatal-gatal akibat kontak langsung dengan air banjir. Seluruh pasien mendapatkan obat dan vitamin sesuai keluhan.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sekitar 20 warga yang mengungsi di Masjid Al Ikhlas, Karangasem Utara. Kondisi mereka dinyatakan stabil setelah mendapat penanganan medis.
Dalam upaya penanganan banjir secara menyeluruh, Polres Batang turut menyiagakan satuan tugas respons cepat bersama BPBD dan unsur TNI. Tim gabungan ini disiapkan untuk mendukung evakuasi, pengamanan wilayah, serta penyaluran bantuan logistik.
“Seluruh jajaran Polsek kami siagakan. Kami siap bergerak kapan saja sesuai kebutuhan di lapangan,” tegas Veronica.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama terhadap risiko kelistrikan dan kondisi jalan yang masih tergenang air.
“Kami minta warga lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama saat hujan masih turun,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil | Redaksi | Pedoman Media Siber | Perlindungan Profesi Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kebijakan Privasi