Regional
Beranda / Regional / Turun Langsung ke Lokasi, Wabup Batang Kawal Evakuasi Lansia di Klidang Lor

Turun Langsung ke Lokasi, Wabup Batang Kawal Evakuasi Lansia di Klidang Lor

IMG 20260121 WA0203

Robantv.co.id | Batang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Batang pada Selasa malam (20/1/2026) tak hanya meninggalkan genangan, tetapi juga memicu gerak cepat dari jajaran pemerintah daerah. Wakil Bupati Batang, Suyono, turun langsung meninjau banjir yang merendam Desa Klidang Lor, memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.
Peninjauan tersebut dilakukan tak lama setelah laporan banjir diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Curah hujan tinggi yang berlangsung sekitar satu jam menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman, ruas jalan, hingga fasilitas umum di sejumlah wilayah Batang.
Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, Suyono menyusuri lokasi terdampak. Tak sekadar memantau, orang nomor dua di Batang itu juga terlibat langsung dalam proses evakuasi warga yang terjebak genangan.
Sejumlah lansia yang masih bertahan di dalam rumah akibat tingginya air dievakuasi bersama petugas BPBD dan relawan. Mereka kemudian dipindahkan ke titik pengungsian di lokasi yang lebih tinggi dan dinilai aman.
Keselamatan kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam penanganan banjir kali ini. Lansia dan anak-anak diprioritaskan untuk dievakuasi lebih awal guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Selain Klidang Lor, banjir juga dilaporkan terjadi di beberapa titik lain. Genangan air melanda Perumahan Nagita di Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Jalan Pantura di Kecamatan Kandeman, serta wilayah Kelurahan Karangasem Utara. Peristiwa ini dipicu hujan deras yang disertai luapan sejumlah sungai.
Kondisi terparah tercatat di Perumahan Nagita, Desa Cepagan. Luapan Sungai Kupang membuat air masuk ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 1,2 meter. Akibatnya, sedikitnya 40 warga terpaksa mengungsi dan saat ini bertahan di ruko-ruko yang berada di depan Balai Desa Cepagan sambil menunggu air surut.
Sementara itu, banjir di Desa Klidang Lor dan Kelurahan Karangasem Utara terjadi akibat curah hujan tinggi yang dibarengi luapan Sungai Sambong. Ketinggian air rata-rata mencapai 60 sentimeter, cukup untuk mengganggu aktivitas warga dan akses lingkungan.
Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, menyampaikan bahwa personel telah diterjunkan ke seluruh titik terdampak untuk melakukan evakuasi, pendataan, serta membantu warga membersihkan rumah setelah genangan berangsur surut.
“Koordinasi terus kami lakukan bersama perangkat desa, relawan, dan instansi terkait agar penanganan berjalan maksimal,” ujarnya.
BPBD Batang juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di kawasan rawan banjir dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melapor jika terjadi kenaikan debit air atau kondisi darurat lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil | Redaksi | Pedoman Media Siber | Perlindungan Profesi Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kebijakan Privasi