Robantv.co.id | BATANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Raya KEK Industropolis Batang, Kamis (7/5/2026) sore. Insiden yang melibatkan mobil Honda Jazz dan sepeda motor Honda Vario itu mengakibatkan pengendara motor terpental hingga menghantam kaca depan mobil.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar lantaran benturan terdengar cukup keras. Sejumlah video dan informasi kejadian pun beredar luas di media sosial.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, mobil Honda Jazz diketahui melaju dari arah barat. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai seorang perempuan melaju dari arah selatan dan diduga hendak menyeberang jalan.
Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil tidak sempat melakukan pengereman sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat pengendara motor terpental ke arah mobil hingga menghantam bagian kaca depan Honda Jazz. Akibatnya, kaca kendaraan mengalami keretakan cukup parah.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung mendatangi tempat kejadian untuk memberikan pertolongan kepada korban.
Namun di tengah ramainya informasi yang beredar, pihak kepolisian justru mengaku belum memiliki data lengkap terkait kecelakaan tersebut.
Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah melalui Kanit Laka Satlantas Polres Batang, Andika Chandra Kusuma, mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap identitas maupun kondisi korban.
“Untuk data lengkap belum kami dapatkan. Sementara anggota masih crosscheck korban,” ujar Andika saat dikonfirmasi, Kamis malam.
Meski demikian, polisi mengaku telah menerima laporan awal mengenai adanya dua korban dalam peristiwa tersebut.
“Sementara info yang baru masuk ke kami, dua korban masih observasi,” katanya.
Sementara itu, di media sosial sempat beredar kabar bahwa korban meninggal dunia. Namun informasi tersebut hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian serta kondisi terbaru para korban yang menjalani penanganan medis. (red)


Komentar