Regional RobanTV
Beranda / RobanTV / Ditengah Polemik Rumah Tangga, Istri Kedua Anggota DPRD Batang Berharap Mediasi: “Saya Tidak Mau Bercerai”

Ditengah Polemik Rumah Tangga, Istri Kedua Anggota DPRD Batang Berharap Mediasi: “Saya Tidak Mau Bercerai”

IMG 20260901 WA0076

Robantv.co.id | Batang – Tangisan seorang ibu dengan bayi berusia sekitar 10 bulan menjadi bagian dari kisah rumah tangga yang kini berada di ujung persoalan. Disatu sisi, ada keinginan untuk mempertahankan pernikahan. Di sisi lain, komunikasi antara pasangan suami istri disebut semakin sulit terjalin.

‎Persoalan tersebut menyeret nama seorang anggota Komisi I DPRD Batang dari Fraksi Gerindra berinisial ALF. Istri keduanya, berinisial WS, melalui kuasa hukumnya, Lukman Hasanudin, S.H., menyampaikan dugaan bahwa pemberikuasa bersama anak mereka merasa tidak mendapatkan perhatian dan pendampingan sebagaimana yang diharapkan dalam kehidupan rumah tangga.

‎Lukman mengatakan, persoalan tersebut bukan sekadar mengenai hubungan antara suami dan istri. Ada seorang anak yang masih berusia sekitar 10 bulan yang menurutnya perlu menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah penyelesaian.

‎“Ketika WS sakit dan menjalani opname, ALF tidak datang menjenguk meskipun sudah beberapa kali dihubungi. Bahkan komunikasi untuk mencari jalan keluar secara baik-baik juga sudah dilakukan,” kata Lukman kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

‎Berawal dari Persoalan Rumah Tangga

Ribuan Warga Tumplek Blek, Sigit Pujiono Resmi Kembalikan Berkas Pilkades Bulakan

‎Menurut keterangan WS yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, hubungan rumah tangga keduanya mulai mengalami persoalan setelah pernikahan.

‎WS mengaku terdapat sejumlah persoalan dan janji dalam rumah tangga yang menurutnya tidak terealisasi. Kondisi tersebut, kata Lukman, membuat WS merasa tidak nyaman dan hubungan keduanya perlahan mengalami keretakan.

‎Dalam sekitar satu tahun terakhir, WS disebut juga beberapa kali mendapatkan permintaan untuk bercerai.

‎Namun bagi WS, perceraian bukanlah jalan yang diinginkannya.

‎Ia masih berharap rumah tangga tersebut dapat dipertahankan, terlebih mereka telah memiliki seorang anak yang masih sangat kecil.

Dugaan Andi Sahrandi Jadi Dalang Demo Ricuh Agustus 2026 Mencuat, Disebut Alirkan Dana ke Sejumlah Kelompok

‎“Saya tidak mau adanya perceraian. Saya punya anak yang masih kecil, sekitar 10 bulan. Saya masih cinta dengan suami saya dan tidak pernah berpikir untuk bercerai,” ujar Lukman, menirukan keterangan WS.

‎Saat Sakit, Komunikasi Disebut Semakin Sulit

‎Persoalan rumah tangga itu semakin terasa ketika WS mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan perawatan medis.

‎Menurut keterangan yang disampaikan Lukman, WS sempat berobat ke sejumlah fasilitas kesehatan sebelum akhirnya menjalani rawat inap di Rumah Sakit QIM Batang.

‎Dalam kondisi tersebut, WS mengaku berupaya menghubungi ALF untuk memberitahukan keadaan dirinya sekaligus meminta bantuan.

Diiringi Warga, Surino Resmi Kembalikan Berkas Pencalonan Kades Lodaya

‎WS menyebut ALF kemudian datang ke rumah sakit. Namun, menurut pengakuannya, pertemuan tersebut tidak berlangsung seperti yang diharapkannya.

‎Saat itu, WS mengaku masih berada dalam kondisi lemah sehingga tidak banyak dapat berkomunikasi.

‎Bagi WS, kondisi tersebut semakin memperlihatkan betapa pentingnya komunikasi antara keduanya untuk segera dibangun kembali.

‎Sejumlah Pihak Disebut Berusaha Mempertemukan

‎Ditengah hubungan yang semakin renggang, sejumlah pihak disebut telah berupaya mempertemukan WS dan ALF.

‎Upaya tersebut dilakukan dengan harapan persoalan rumah tangga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

‎WS, melalui kuasa hukumnya, juga mengaku telah meminta bantuan beberapa orang untuk membuka kembali komunikasi dengan ALF.

‎Tujuannya sederhana: mempertemukan keduanya, membicarakan persoalan secara langsung, kemudian mencari jalan keluar yang dapat diterima kedua pihak.

‎Namun, Lukman mengatakan upaya mediasi yang telah dilakukan sejauh ini belum mendapatkan tanggapan sebagaimana yang diharapkan.

‎“Intinya kita sudah berusaha melakukan beberapa langkah untuk mediasi secara baik-baik. Tetapi ternyata tidak ditanggapi sama sekali,” ujar Lukman.

‎Bukan Perceraian yang Diinginkan

‎Lukman menegaskan, pihaknya masih mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.

‎Menurut dia, WS tidak menginginkan persoalan tersebut berakhir di meja perceraian.

‎Justru sebaliknya, WS disebut masih berharap ALF bersedia membuka ruang komunikasi dan bertemu untuk membicarakan persoalan rumah tangga mereka.

‎Bagi kuasa hukum WS, kepentingan anak yang masih berusia sekitar 10 bulan menjadi salah satu alasan utama agar persoalan tersebut tidak diselesaikan secara emosional.

‎“Tujuan utama kita bukan memperpanjang konflik. Kita ingin mencari jalan keluar terbaik bagi kedua pihak dan terutama untuk anak,” kata Lukman.

‎Persoalan Dokumen Pernikahan

‎Selain persoalan hubungan rumah tangga, Lukman juga mengungkap adanya pembahasan mengenai dokumen pernikahan.

‎Menurutnya, sejumlah dokumen terkait pernikahan saat ini berada pada pihak WS.

‎Dokumen tersebut, kata Lukman, menjadi salah satu bagian yang turut dibicarakan dalam upaya mencari penyelesaian persoalan rumah tangga keduanya.

‎Namun, pihaknya menegaskan bahwa persoalan tersebut masih diupayakan untuk diselesaikan melalui komunikasi dan mediasi.

‎Aktivitas di DPRD Juga Disorot.

‎Diluar persoalan rumah tangga, informasi lain yang diterima redaksi menyebut ALF belakangan disebut tidak terlalu aktif mengikuti sejumlah kegiatan kedewanan.

‎Bahkan, terdapat informasi mengenai dugaan ketidakhadiran dalam sejumlah agenda DPRD Batang.

‎Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

‎Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi secara langsung kepada Badan Kehormatan DPRD Batang untuk memperoleh penjelasan mengenai aktivitas kedewanan ALF, termasuk apakah terdapat catatan ketidakhadiran dan bagaimana mekanisme pengawasan terhadap anggota DPRD yang bersangkutan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Badan Kehormatan DPRD Batang belum memberikan keterangan terkait informasi tersebut.

‎Menunggu Ruang Pertemuan

‎Persoalan rumah tangga WS dan ALF kini masih berada dalam situasi yang belum menemukan titik temu.

‎Disatu sisi, WS melalui kuasa hukumnya menyampaikan keinginan untuk mempertahankan rumah tangga. Di sisi lain, komunikasi keduanya disebut belum berjalan sebagaimana yang diharapkan.

‎Lukman mengatakan pihaknya masih membuka pintu mediasi.

‎Ia berharap ALF bersedia bertemu dan berbicara secara langsung agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara baik-baik.

‎Sebab, di balik konflik dua orang dewasa tersebut, ada seorang anak yang masih berusia 10 bulan.

‎Dan bagi pihak WS, kepentingan anak itulah yang saat ini diharapkan menjadi alasan utama untuk membuka kembali pintu komunikasi.

‎Catatan Redaksi: Pemberitaan ini memuat keterangan dari pihak WS melalui kuasa hukumnya. Redaksi masih mengupayakan konfirmasi kepada ALF dan pihak-pihak terkait untuk memenuhi prinsip keberimbangan. Setiap pihak yang disebut dalam pemberitaan ini berhak memberikan klarifikasi dan tanggapan atas informasi yang diberitakan. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil | Redaksi | Pedoman Media Siber | Perlindungan Profesi Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kebijakan Privasi