Robantv.co.id | Purbalingga — Alam tak selalu ramah. Di balik gemuruh air dan lanskap hijau yang memanjakan mata, Curug Putut menyimpan catatan kelam yang terus berulang. Dalam rentang waktu berbeda, sedikitnya lima nyawa melayang di lokasi yang kerap disebut warga sebagai titik rawan kecelakaan itu.
Peristiwa terbaru menimpa seorang pria berinisial HCR (32), warga Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet. Ia ditemukan tak bernyawa di dasar tebing Curug Putut, Selasa (28/4/2026). Tubuh korban tergeletak di kedalaman sekitar 35 meter—medan ekstrem yang menyulitkan proses evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Hapindriat, dalam laporannya menyebut tim SAR gabungan tiba di lokasi pukul 15.06 WIB dan segera melakukan asesmen serta koordinasi lintas unsur.
“Posisi korban berada di bawah tebing curam dengan kedalaman sekitar 35 meter, sehingga evakuasi dilakukan menggunakan metode vertical evacuation dan highline traverse,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan dan berisiko tinggi. Menjelang petang, sekitar pukul 17.15 WIB, korban akhirnya berhasil diangkat. Namun, nyawanya tak tertolong.
Pemeriksaan awal oleh petugas medis dari Puskesmas Bobotsari menunjukkan adanya benjolan di dahi, lebam pada kelopak mata kiri, serta tanda-tanda kematian kurang dari 24 jam. Lebam mayat belum tampak, mengindikasikan korban baru saja meninggal sebelum ditemukan.
Namun tragedi ini bukan yang pertama. Data yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, Curug Putut di Desa Talagening telah berulang kali memakan korban jiwa. Insiden demi insiden membentuk pola yang mengkhawatirkan.
Salah satu kasus yang masih diingat warga adalah meninggalnya Suwarto (65), warga setempat, pada Agustus 2020. Ia pamit hendak memperbaiki saluran air, namun kemudian ditemukan tak bernyawa di area yang sama. Proses evakuasi kala itu berlangsung hingga larut malam.
“Sudah beberapa kali terjadi. Dulu sempat ramai jadi tempat wisata karena indah, tapi sekarang orang mulai berpikir ulang untuk datang,” ungkap Suwatmi, warga sekitar.
Dari destinasi yang sempat viral, Curug Putut kini berubah wajah—bukan lagi sekadar tujuan wisata, melainkan lokasi yang menyimpan peringatan sunyi. Keindahannya tetap memikat, tetapi risiko yang mengintai tak bisa diabaikan.
Di tempat ini, alam seolah mengingatkan: tidak semua yang indah aman untuk didekati tanpa kewaspadaan.
Penulis: Daryanto


Komentar